Fakta tentang Parkia speciosa

Di postingan kali ini, saya akan ngomong yang benar-benar dan fakta-fakta saja. Kali ini fakta yang ingin saya ungkap adalah tentang Parkia speciosa alias petai. Menyambung  Dr. Aminudin dari UKM (Universitas Kedokteran Malaysia) yang mengungkapkan fakta-fakta menarik mengenai pete,saya akan sedikit membahasnya terutama fakta yang berkaitan dengan nutrisi dan kesehatan.

Pertama, petai, seperti halnya sebutir permen, ternyata mengandung gula berupa sukrosa, fruktosa, dan glukosa yang cukup tinggi sehingga dapat digunakan sebagai pemasok energi instan. Dengan demikian, diduga mengunyah pete dan menghisap kembang gula akan berpotensi menghasilkan energi yang sebanding. Kelebihan pete sebagai sumber energi, dilengkapi pula dengan kelebihannya mengandung fiber/serat alami yang bisa mencengah sembelit/konstipasi (bisa kentut terus, meskipun kentutnya bau pete..hehehhe..huss!Tulisan ilmiah nih, ga boleh cengengesan).

Kedua, petai disinyalir bisa mengurangi rasa depresi bagi yang mengkonsumsinya karena pete mengandung asam amino tryptophan yang didalam tubuh akan diubah menjadi serotonin. Serotonin sendiri dikenal sebagai senyawa yang bisa membuat perasaan seseorang semakin relaks dan bahagia. Anda ingin bahagia? Konsumsilah pete!

Ketiga, bagi para wanita yang sering mengalami gangguan PMS (Pre-menstrual Syndrome), mengkonsumsi pete mungkin akan bermanfaat. Hal ini disebabkan pete mengandung vitamin B6 yang mengontrol kadar glukosa dalam darah.

Keempat, pete banyak mengandung potasium yang potensial untuk mengurangi gangguan tekanan darah tinggi atau stroke.

Kelima, pete bisa membantu orang untuk berhenti merokok. Tentu saja ini bukan karena bau pete yang mengalahkan bau rokok, namun karena di dalam buah pete terdapat kombinasi yang unik dari vitamin B6, B12, potasium dan magnesium. Zat-zat ini membantu tubuh untuk pulih dari ketergantungan terhadap nikotin.

Akhirnya, ternyata selama ini sudah banyak penelitian yang didedikasikan untuk mengungkap fakta-fakta mengenai tanaman asli tanah Melayu ini. Namun, lagi-lagi, baru sedikit peneliti Indonesia yang mau berkecimpung di dunia perpetaian.

Ada yang tertarik untuk menjadikan pete sebagai bahan skripsi?

Coba cek website ini:
http://www.worldagroforstry.org
http://www.ildis.org

2 Responses to “Fakta tentang Parkia speciosa”

  1. arif Says:

    anooo, eikaaaaa

    UKM tuh universiti kebangsaan malaysia non, bukan kedokteran.

    cm koreksi dikit

  2. eika Says:

    hehhe iya salah gw

Leave a Reply