Kalau ini soal fete
Huss! Pete melulu!
IIhhh reseh banget! Baca dulu baru komentar.
Yang akan aku bahas di sini adalah Fete pakai huruf F bukan Pete pakai huruf P. Lho? Emang fete apaan?
Tanggal 22 dan 23 Juni di Montreal ini ada peristiwa yang dianggap penting oleh masyarakat Montreal, Quebec dan sekitarnya. Mereka berbondong-bondong berparade merayakan Fete Nationale du Quebec atau the national Festival of Quebec. Kadang Fete Nationale du Quebec ini disebut juga sebagai Quebec National Holiday. Even akbar ini dikoordinasi oleh Comite organizateur de la Fete Nationale (tul gak ya ejaannya?).
Nah, gegap gempitanya holiday ini membius seluruh pojok kota Montreal, semua kantor tutup, semua sekolah tutup, perpustakaan tutup. Yang mau berfestival di persilakan tumplek ke jalan pakai pakaian maupun tidak pakai pakaian tidak dilarang. Hmmm….
Originally, Fete yang satu ini merupakan tradisi pagan masyarakat Perancis, dan sudah diperingati sejak 2000 tahun lalu, terutama untuk merayakan datangnya summer solistice (yaitu ketika matahari summer berada di belahan bumi utara, pada latitude 23 45 derajat).
Nah, ketika masyarakat Perancis dengan semangat kolonialismenya mendunia, mereka membawa-bawa juga tradisi perayaan summer solistice ini sampai ke Kanada, khususnya Quebec. Di Quebec sendiri, perayaan Fete Nationale du Quebec berada di bawah perngaruh kristianisme juga dirayakan sebagai Saint-Jean-Baptiste-Day dimana penganut kristianisme dianjurkan untuk berpuasa.
Lucunya, sekarang ini sudah banyak yang melepaskan nilai religius dari Saint-Jean-Baptiste-Day. Bahkan, banyak yang mengartikan Fete Nationale du Quebec ini sebagai "hari libur dari kerja nasional" dan "hari berkumpul dengan keluarga nasional."
Terlepas dari bagaimana Franchophone (masyarakat Perancis) memaknai Fete, keberadaan Fete sendiri sungguh melegakan, seperti oase di hari-hari sibuk musim panas. Contohnya? Pertama, banyak festival dan konser gratis untuk dilihat, seperti Konser Jazz jalanan dan catwalk di Eaton. Kedua, hari ini dan besok, aku libur tidak ke perpus karena perpusnya tutup. hahhahahhah. Gimana cepat rampung nulisnya kalau libur melulu?
Duh, sial, aku lupa menimbun makanan untuk hari ini dan besok. Huaaaa toko2 pada tutup gak sih?
Jangan2 aku harus makan pete lagi. Hiks