Panggilan sayang kekasihku

Ehem..ehem..dari judulnya, tampaknya tulisanku ini akan bersifat pribadi. Tapi biarlah, sekalian curhat buat ngilangin jenuh kerinduan yang menyesak kalbu.

Pacarku itu bukan orang yang romantis. Bilang sayang saja kadang2 harus dipaksa dan diminta, sampai merengek2 kaya anak balita :P.

Tapi untuk panggilan, dia bisa punya segudang istilah untuk memanggilku. Tergantung keadaan atau mood, untungnya aku selalu tau bahwa tiap panggilan itu ditujukan padaku.

"Pus.."
Dia suka terhadap kucing, meskipun kamu tidak memelihara kucing. Jika lihat kucing pasti dipanggil. "Pus..pus.." Ternyata kebiasaan itu berlanjut sampai menikah, yang dipanggil ‘Pus’ bukan kucing saja melainkan aku. Hehehehe aneh ya, aku kok disamakan dengan kucing :)

"Nduk.."
Pacarku itu sudah seperti kakakku sendiri, dalam artian umur dia lebih tua dan sikapnya juga lebih ngemong dan dewasa. Dia juga senang memperlakukanku sebagai adik, makanya dia memanggilku ‘Nduk’. Kalu udah dipanggil begini, wah sifat manjaku jadi muncul, merasa bisa minta apa saja pada ‘kakak’ku itu.

"Fren.."
Ini kalau kami lagi diskusi serius mengenai masalah2 serius seperti filosofi atau agama. Biar dari luar kelihatannya dia pendiam, tapi dia betah loh berdiskusi dengan intens dan mendalam. Nah, disaat2 seperti ini aku dipanggilnya ‘Fren’. Katanya, aku adalah teman diskusi dan perdebatan pendapat. Ah, whateverlah.

"Cay.."
Ini kalau dia lagi centil. Maksudnya ’sayng’ gitu tapi di centil2in jadi ‘cay’. Pasti ada maunya kalau udah manggil begini.

"Yank.."
Panggilan ini ditujukan kalau aku lagi ngamuk and bete. Maksudnya semacam rayuan gitu, namun jaraaaaaang banget digunakan. Bukan karena kami selalu rukun, tapi kata ‘Yank’ ini senjata pamungkasnya untuk meluluhkan hatiku. Masak senjata pamungkas dipakai terus…ga lucu kan?

"Mah.."
Ini kalau dia lagi kangen berat. Aku suka nangis kalau dipanggil begini, jadi inget dia terus dan fungsiku sebagai ‘mah’ yang belum kujalankan sepenuhnya akibat dua benua yang merintangi kami. *Hiks*

"Hun.."
Kata ‘hun’ merupakan bentuk centil dari ‘honey’. Kata ini digunakan kalau sedang sok romantis2an. Maklumlah, kami kan masih pacaran jadi masih suka dengan hal2 berbau romantis dan dramatis beginian.

Akhir2 ini dia suka memanggilku "Mine.."
Apalagi maksudnya ini? Tapi aku suka sih dengan bunyi ‘mine’ kayanya dia tuh saayaanng banget gitu loh. Tapi jadi sebel kecampuran geli kalau dia memanggilku "Mine,mine,mine,mine" (diucapkan dengan cepet tanpa mengambil nafas). Kenapa? Karena itu adalah bunyi yang dikeluarkan burung2 camar di filem Finding Nemo. Hehehhehe..bagi yang sudah nonton filem itu pasti tau deh.

So, bagaimana dengan kekasih2mu, kau panggil apakah mereka? Bagaimana caramu memanggil mereka? Anyway, apapun itu pastikan kekasihmu tau bahwa yang dipanggil adalah dia, hatinya, kalbunya, hidupnya. Karena, ketika seorang wanita dipanggil seorang pria untuk menjadi ‘istri’ maka yang diberikan tidak hanya tubuhnya, namun hati dan jiwanya…

*HUaaaaaa..aku kangeen pada Emas-ku…*

One Response to “Panggilan sayang kekasihku”

  1. Riza Says:

    aku manggil kekasihku…. “hunny”,”yayank”,”cinta”,”adik”,”sweetpumpkins”…….de el el….yang gombal-gombal..

Leave a Reply